Langsung ke konten utama

Shalat.... Shalat....

Assalamu’alaikum sobat,
Kali ini saya memposting sebuah ilmu yang saya dapat dari buku karangan DR. ‘Aidh al-Qarni yang berjudul LaTahzan. Semoga bermanfaat.

cr : google.com
Shalat.... Shalat....

{Wahai orang-orang yang beriman, mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan
sabar dan shalat.}
(QS. Al-Baqarah: 153)

Jika Anda diliputi ketakutan, dihimpit kesedihan, dan dicekik
kerisauan, maka segeralah bangkit untuk melakukan shalat, niscaya jiwa
Ada akan kembali tenteram dan tenang. Sesungguhnya, shalat itu — atas
izin Allah — sangatlah cukup untuk hanya sekadar menyirnakan kesedihan
dan kerisauan. Setiap kali dirundung kegelisahan, Rasulullah s.a.w. selalu memintakepada Bilal ibn Rabbah, "Tenangkanlah kami dengan shalat, wahai Bilal."
(Al-Hadits)
 Begitulah, shalat benar-benar merupakan penyejuk hati dan
sumber kebahagian bagi Rasulullah s.a.w. Saya telah banyak membaca sejarah hidup beberapa tokoh kita. Dan umumnya, mereka sama dalam satu hal: saat dihimpit banyak persoalan sulit dan menghadapi banyak cobaan, mereka meminta pertolongan kepada Allah dengan shalat yang khusyu'. Begitulah mereka mencari jalan keluar, sehingga kekuatan, semangat dan tekad hidup mereka pun pulih kembali. Shalat Khauf diperintahkan untuk dikerjakan pada saat-saat genting. Yakni ketika nyawa terancam oleh hunusan pedang lawan yang dapat menyebabkan kekalahan. Ini merupakan isyarat bahwa sebaik-baik penenang jiwa dan penentram hati adalah shalat yang khusyu'.
Bagi generasi umat manusia yang sedang banyak menderita penyakit
kejiwaan seperti saat ini, hendaklah rajin mengenal masjid dan menempelkan keningnya di atas lantai tempat sujud dalam rangka meraih ridha dari Rabbnya.Dengan begitu, niscaya ia akan selamat dari pelbagai himpitan bencana.Akan tetapi, bila ia tidak segera mengerjakan kedua hal tadi, niscaya airmatanya justru akan membakar kelopak matanya dan kesedihan akanmehancurkan urat syarafnya. Maka, menjadi semakin jelas bahwa, seseorangtidak memiliki kekuatan apapun yang dapat mengantarkannya kepada ketenangan dan ketenteraman hati selain shalat.
Salah satu nikmat Allah yang paling besar — jika kita mau berpikir
— adalah bahwa shalat wajib lima waktu dalam sehari semalan dapat
menebus dosa-dosa kita dan mengangkat derajat kita di sisi Rabb kita.
Bahkan, shalat lima waktu juga dapat menjadi obat paling mujarab untuk
mengobati pelbagai kekalutan yang kita hadapi dan obat yang sangat manjur untuk berbagai macam penyakit yang kita derita. Betapapun, shalat mampu meniupkan ketulusan iman dan kejernihan iman ke dalam relung hati,sehingga hati pun selalu ridha dengan apa saja yang telah ditentukan
Allah.
Lain halnya dengan orang yang lebih senang menjauhi masjid dan
meninggalkan shalat. Mereka niscaya akan hidup dari satu kesusahan ke
kesusahan yang lain, dari guncangan jiwa yang satu ke guncangan jiwa
vang lain, dan dari kesengsaraan yang satu ke kesengsaraan yang lain.
                                          (cr : La Tahzan-DR. ‘Aidh al-Qarni)

 semoga bermanfaat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tempat Wisata di Kediri

Tempat Wisata di Kediri Assalamu’alaikum sobat, Berikut ini adalah 5 tempat wisata di Kediri yang patut Anda kunjungi. Sebagian di antaranya terletak di kabupaten Kediri, dan lainnya berada di dalam kota Kediri. 1. Wisata Gunung Kelud Gunung Kelud adalah tempat wisata di Kediri yang telah dikenal banyak orang. Daya tarik utama wisata Gunung Kelud adalah kubah lava. Para pecinta gunung akan suka datang ke tempat ini. Tersedia jalur setapak bagi Anda yang ingin melakukan pendakian ke puncak Gunung Kelud.

Cerpen-Suara dalam Kotak

Assalamu’alaikum sobat, Cerpen berikut menceritakan tentang sekelompok pejuang 45 yang tak terlihat tapi sangat berjasa. cerpen ini adalah buah pemikiran dari 5 orang yang tergabung dalam satu kelompok guna memenuhi tugas Bahasa Indonesia. satu hal yang sangat saya tekankan di sini, Cerita ini Hanya Fiktif Belaka. Selamat membaca... TAKE OUT WITH FULL CREDIT RCL yaaa... ### cr : google SUARA DALAM KOTAK Suara penyiar radio mengalun pelan menyibak keheningan di ruang tengah, seorang lelaki berpostur tegap duduk santai memandang ke arah jendela. “ Bapak melamunkan apa?” Suara lembut istrinya membuyarkan lamunan lelaki itu. Ia hanya menoleh tanpa menjawab. “Karti tutup ya pintunya, dingin.”   “Jangan, sebentar lagi akan ada yang datang.”

Masalah itu...sweet and spicy

Masalah itu...sweet and spicy cr : google.com Assalamu’alaikum sobat, Pernah makan makanan ini? Rasanya gimana? Pedas? Atau manis? Makanan ini bisa juga diibaratkan sebagai masalah. Loh kok bisa? Karena makanan ini memiliki rasa yang pedas dan juga manis, seperti halnya masalah. Manis? Ya, pedas masalahnya, manis hikmahnya.