Assalamu’alaikum
sobat,
Kali
ini saya memposting sebuah ilmu yang saya dapat dari buku karangan DR. ‘Aidh
al-Qarni yang berjudul LaTahzan. Semoga bermanfaat.
![]() |
| cr : google.com |
Shalat.... Shalat....
{Wahai orang-orang yang beriman, mintalah pertolongan (kepada
Allah) dengan
sabar dan shalat.}
Jika
Anda diliputi ketakutan, dihimpit kesedihan, dan dicekik
kerisauan,
maka segeralah bangkit untuk melakukan shalat, niscaya jiwa
Ada
akan kembali tenteram dan tenang. Sesungguhnya, shalat itu — atas
izin
Allah — sangatlah cukup untuk hanya sekadar menyirnakan kesedihan
dan
kerisauan. Setiap kali dirundung kegelisahan, Rasulullah s.a.w. selalu
memintakepada Bilal ibn Rabbah, "Tenangkanlah kami dengan shalat, wahai
Bilal."
(Al-Hadits)
Begitulah, shalat benar-benar
merupakan penyejuk hati dan
sumber
kebahagian bagi Rasulullah s.a.w. Saya telah banyak membaca sejarah hidup
beberapa tokoh kita. Dan umumnya, mereka sama dalam satu hal: saat dihimpit
banyak persoalan sulit dan menghadapi banyak cobaan, mereka meminta pertolongan
kepada Allah dengan shalat yang khusyu'. Begitulah mereka mencari jalan keluar,
sehingga kekuatan, semangat dan tekad hidup mereka pun pulih kembali. Shalat Khauf
diperintahkan untuk dikerjakan pada saat-saat genting. Yakni ketika nyawa terancam
oleh hunusan pedang lawan yang dapat menyebabkan kekalahan. Ini merupakan
isyarat bahwa sebaik-baik penenang jiwa dan penentram hati adalah shalat yang
khusyu'.
Bagi generasi umat manusia yang sedang banyak menderita
penyakit
kejiwaan
seperti saat ini, hendaklah rajin mengenal masjid dan menempelkan keningnya di
atas lantai tempat sujud dalam rangka meraih ridha dari Rabbnya.Dengan
begitu, niscaya ia akan selamat dari pelbagai himpitan bencana.Akan tetapi,
bila ia tidak segera mengerjakan kedua hal tadi, niscaya airmatanya justru akan
membakar kelopak matanya dan kesedihan akanmehancurkan urat syarafnya. Maka,
menjadi semakin jelas bahwa, seseorangtidak memiliki kekuatan apapun yang dapat
mengantarkannya kepada ketenangan dan ketenteraman hati selain shalat.
Salah satu nikmat Allah yang paling besar — jika kita mau
berpikir
—
adalah bahwa shalat wajib lima waktu dalam sehari semalan dapat
menebus
dosa-dosa kita dan mengangkat derajat kita di sisi Rabb kita.
Bahkan,
shalat lima waktu juga dapat menjadi obat paling mujarab untuk
mengobati
pelbagai kekalutan yang kita hadapi dan obat yang sangat manjur untuk berbagai
macam penyakit yang kita derita. Betapapun, shalat mampu meniupkan ketulusan
iman dan kejernihan iman ke dalam relung hati,sehingga hati pun selalu ridha
dengan apa saja yang telah ditentukan
Allah.
Lain halnya dengan orang yang lebih senang menjauhi masjid
dan
meninggalkan
shalat. Mereka niscaya akan hidup dari satu kesusahan ke
kesusahan
yang lain, dari guncangan jiwa yang satu ke guncangan jiwa
vang
lain, dan dari kesengsaraan yang satu ke kesengsaraan yang lain.
(cr : La Tahzan-DR. ‘Aidh al-Qarni)
semoga bermanfaat.

Komentar
Posting Komentar