Langsung ke konten utama

Setiap Manusia adalah Perahu yang Berlayar di Samudra Kehidupan


Assalamu’alaikum sobat,

Suatu ketika, saya sedang iseng-iseng membuka blog untuk-islam.blogspot.com.Saat itulah saya menemukan artikel yang menggugah hati, ini. Artikel ini ditulis oleh Al-Amin Ibnu. Semoga artikel yang saya post ulang ini dapat menginspirasi dan memotivasi anda agar lebih baik.
***
Hidup kita ibarat perahu ditengah samudra luas yang penuh badai dan angin kencang namun ddidalam perahu itu sudah dilengkapi dengan alat-alat komunikasi dan kompas, ketika seorang insan sudah terlalu jauh dari jalan yang harusnya ditempuh maka  alat komunikasinya adalah Allah dan kompasnya adalah alqur'an dan alhadits, tidak ada yang lain.

Lebih dari itu... Manusia diciptakan dengan sangat baik oleh Allah, dilengkapi dengan bakat serta kemampuan yg luar biasa. Diberi hati nurani dan akal budi serta kebebasan untuk menjalankan perahu kehidupan kita secara baik dan benar. 


Bahkan seekor lalat pun rezekinya sudah diatur oleh Maha Besar Allah, lalu bagaimana mungkin seorang manusia yang jauh lebih sempurna (memiliki akal budi & perasaan) masih mengeluh bahwa hidup ini tidak adil, mengeluh bahwa rezeki mereka terlalu sempit, mengeluh bahwa tidak ada satupun kesempatan yang datang pada mereka. bukankah semua keluhan itu bisa menjadikan mereka muslim yang kufur? bagi mereka yang sering berpikiran demikian tidak ada salahnya jika sesama muslim kita saling mengigatkan, cobalah ajak mereka berjalan keluar dan mengelilingi daerah sekitarnya, cobalah minta mereka tidak hanya melihat dengan mata tapi juga melihat dengan hati dan pikiran yang jernih, lihat bagaimana seorang pemulung masih bisa makan, cobalah lihat bagaimana seorang tukang parkir masih bisa bertahan hidup, cobalah lihat seroang penjual kerupuk masih bisa bersyukur, dan banyak lagi! apa kurang cukup bukti bahwa manusia sudah ditakdiran sebagai salah satu penciptaan Allah yang paling sempurna, hanya orang-orang kufur yang bisanya mengelu dan mengatakan hidup ini tidak adil.


Tidak ada gunanya perahu yang hebat jika hanya ditambat di dermaga. Sejatinya hidup kita adalah berlayar mengarungi samudra, melawan badai, menembus ombak dan menemukan pantai harapan. Sejatinya hidup selalu ada masalah, dan manusia akan selalu dihadapkan dengannya tinggal bagaimana manusia mengunakan alat komunikasi dan kompasnya untuk menghadapi semua masalah itu.


Mari kita kembangkan layar, penuhi dada kita dengan keyakinan bahwa Allah bersama kita...

Allah Hu Akbar!!!
**
Setelah saya membaca artikel di atas, saya menyadari arti hidup yang Allah berikan untuk saya. Mari bersyukur dan berjuang untuk hidup yang penuh tantangan ini. Hadapi! Hayati! Nikmati!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cerpen-Suara dalam Kotak

Assalamu’alaikum sobat, Cerpen berikut menceritakan tentang sekelompok pejuang 45 yang tak terlihat tapi sangat berjasa. cerpen ini adalah buah pemikiran dari 5 orang yang tergabung dalam satu kelompok guna memenuhi tugas Bahasa Indonesia. satu hal yang sangat saya tekankan di sini, Cerita ini Hanya Fiktif Belaka. Selamat membaca... TAKE OUT WITH FULL CREDIT RCL yaaa... ### cr : google SUARA DALAM KOTAK Suara penyiar radio mengalun pelan menyibak keheningan di ruang tengah, seorang lelaki berpostur tegap duduk santai memandang ke arah jendela. “ Bapak melamunkan apa?” Suara lembut istrinya membuyarkan lamunan lelaki itu. Ia hanya menoleh tanpa menjawab. “Karti tutup ya pintunya, dingin.”   “Jangan, sebentar lagi akan ada yang datang.”

Masalah itu...sweet and spicy

Masalah itu...sweet and spicy cr : google.com Assalamu’alaikum sobat, Pernah makan makanan ini? Rasanya gimana? Pedas? Atau manis? Makanan ini bisa juga diibaratkan sebagai masalah. Loh kok bisa? Karena makanan ini memiliki rasa yang pedas dan juga manis, seperti halnya masalah. Manis? Ya, pedas masalahnya, manis hikmahnya.

Shalat.... Shalat....

Assalamu’alaikum sobat, Kali ini saya memposting sebuah ilmu yang saya dapat dari buku karangan DR. ‘Aidh al-Qarni yang berjudul LaTahzan. Semoga bermanfaat. cr : google.com Shalat.... Shalat.... {Wahai orang-orang yang beriman, mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat.} (QS. Al-Baqarah: 153)